Taktik Operasi Aktivitas Judi Online di Pedalaman Terbongkar Oleh Polisi

Taktik sindikat aktivitas judi online mencoba menyembunyikan kegiatan illegal mereka dengan beroperasi di sebuah rumah kayu yang dimodifikasi pada daerah pedalaman di Batu 42, Jln Bintulu-Miri, Niah di sini, gagal ketika tempat mereka di serbu oleh polisi kemarin.

Serbuan dilakukan oleh pasukan anggota dari Departemen Investigasi Kriminal, Kapolda Miri pada yang menyebabkan penahanan 17 pria dan juga seorang wanita dengan suspek berusia 22 sampai 40 tahun.

Selain itu, polisi juga menyita 18 unit komputer dan peralatan yang digunakan untuk kegiatan judi bernilai RM 45.000 dan uang tunai sebesar RM 505 di tempat tersebut.

Ketua Investigasi, Senior Asisten Komisioner M.S.S. Dev Kumar mengatakan, wanita berusia 38 tahun yang ditahan dalam penggerebekan itu adalah pemilik rumah dan menjaga tempat judi online yang bersangkutan.

Dipercaya pusat perjudian maya ini baru beroperasi dalam waktu 1 bulan atau 2 bulan.

”Polisi berhasil mendeteksi kegiatan ilegal di rumah kayu yang sudah dimodifikasi dan terletak di daerah terpencil ini setelah menjalankan intelijen setelah menerima informasi diberikan oleh publik,” kata Kumar dalam pernyataan di sini hari ini.

Menurutnya, polisi sadar saat ini, sindikat yang menjalankan perjudian dunia maya menggunakan taktik mengganti ‘sarang’ dengan memilih beroperasi di pedalaman untuk menghindari terdeteksi.

Namun, katanya, ia meyakinkan bahwa Departemen Investigasi akan menggempur habis-habisan pusat perjudian illegal di negeri ini menyusul rekomendasi Komisaris Polisi Sarawak, Datuk Seri Muhammad S. Osman yang ingin negeri ini bebas dari kegiatan judi online dan juga mesin slot.

Dev Kumar mengatakan, sepanjang tahun lalu, sebanyak 585 serangan melibatkan pusat perjudian online telah dilakukan di seluruh negeri ini yang menyebabkan penangkapan 2,596 individual.

Hasil serbuan itu, kita telah menyita 9.140 unit komputer senilai RM 18 juta dan uang tunai RM 305,000.

”Setiap individual yang ditahan akan dijerat dengan undang-undang Bagian 4B (a) Akta Rumah Judi Terbuka 1953, sementara komputer disita telah dibuang oleh polisi atas perintah pengadilan,” kata Kumar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s