Diego Simeone Masih Tetap Mengutamakan Pemain Serbaguna

http://dewabola888.com/

Dewabola888.com – Pada dasarnya Diego Simeone adalah pelatih yang menuntut para pemainnya boleh bermain di pelbagai posisi, terutama di lini tengah dan depan pada formasi 4-4-2 utamanya. Hal itulah yang membuat Saul Niguez, Koke, Tiago Mendes, Griezmann, Yannick Carrasco, Gabi dan pemain musim-musim sebelumnya tidak bermain dalam satu kedudukan sahaja. Dilihat dari pasaran perpindahan musim panas ini, eksperimen Diego Simeone untuk pemain versatile seolah-olah akan berlaku lagi.

Pemain yang sudah pasti menjalani peranan tersebut adalah Sime Vrsaljko. Sime Vrsaljko belum pasti mendapatkan hidangan skuad utama di La Liga 2016/2017. Namun musim ini akan dijalaninya sebagai adaptasi bagi pemain 24 tahun tersebut. Sebab rasanya sulit jika ia langsung menyingkirkan Filipe Luis atau Juanfran dari skuad utama.

Bagaimanapun, yang jelas di antara dua pemain itu tidak akan terus-terusan dimainkan Diego Simeone seperi musim lalu. Sekurang-kurangnya ada waktu rehat dari jadual perlawanan Atletico Madrid secara keseluruhan di musim ini.

Vrsaljko boleh menjadi pengganti di antara kedua-dua pemain itu. Dalam pengertian lain, ia pun mendapatkan porsi yang sama, namun tidak menjadi peranan judi bola utama seperti Filipe Luis atau Juanfran. Tapi yang jelas dengan catatan itu akan semakin mematangkannya bersama Atletico Madrid pada musim berikutnya.

Para full-back Atletico Madrid itu akan mengapit dua bek tengah yang masih bergantung kepada duet Diego Godin dengan Stefan Savic. Empat bek Atletico Madrid itu masih layak untuk meringankan tugas Jan Oblak sebagai penjaga gol utama.

Namun satu musim ke belakang, Godin sering dilanda dengan cedera. Walaupun demikian Atletico Madrid mempunyai penggantinya yang masih muda dan berjangka panjang, iaitu Jose Gimenez atau Lucas Hernandez.

Maka, unjuran jangka panjang Atletico Madrid di lini belakang yang hampir sempurna. Lini belakang mereka akan lebih sempurna lagi jika merekrut satu full-back baru yang mempunyai kualitas, terutama untuk diposisikan di sisi kiri.

Situasi ini berbeda dengan lini tengah Atletico Madrid yang diprediksi bakal banyak perubahan di lini tengah Atletico. Hal itu tidak terlepas dari rekrutan baru.

Di luar kedatangan Nicolas Gaitan dan mengembalikan posisinya kepada Koke, maka peranan Gabi di skuad harus berkurang. Walaupun demikian sosoknya di skuad utama tetap diperlukan sebab ia adalah kapten kesebelasan tersebut.

Sementara di sisi kanan masih boleh diduduki Saul Niguez, walaupun itu bukanlah posisi asalnya. Lagi pula sistem permainan sayap Atletico Madrid tidak harus selalu melebar. Winger mereka akan diberi keleluasaan untuk lebih beroperasi di tengah untuk mengedarkan bola. Sementara lebarnya lapangan boleh diserahkan kepada full-back. Maka dari itulah full-back menjadi sangat penting bagi Atletico.

Rasanya Diego Simeone juga harus memberikan kesempatan kepada Alessio Cerci sebagai left-wing Atletico Madrid. Ia boleh dijadikan alternatif selain Niguez, atau saat perkembangan Oliver Torres dapat halangan. Siapapun lini wing, mereka harus boleh membantu pengedaran bola daripada pemain tengah sentral yang dilakonkan Koke dan Gabi.

Selain itu, musim ini akan menjadi kesempatan bagi para gelandang-pemain tengah lain unjuk gigi, seiring menuanya Tiago dan Gabi. Augusto Fernandez harus lebih baik berbanding musim lalu. Begitu juga dengan pemain tengah lain yang jauh lebih muda seperti Niguez, Oliver Torres dan Thomas Partey yang harus lebih meningkat lagi.

Pilihan Diego Simeone lebih mudah di lini depan atas kewujudan Gameiro. Pemain yang didatangkan dari Sevilla itu akan terus diuji menjadi ujung tombak dan beralih Fernando Torres. Peranan Gameiro akan disupport oleh Antoine Griezmann sebagai penyerang kedua, atau Angel Correa yang berkembang dengan baik. Dengan komposisi pemain sampai sekarang ini, Diego Simeone pun boleh melakukan perubahan dengan formasi 4-3-3.

Pada intinya, formasi dan komposisi apapun yang digunakan Diego Simeone, tidak akan terlalu menjadi masalah sebab ia mempunyai banyak pemain versatile. Pemain yang dimilikinya rata-rata boleh bermain lebih dari satu kedudukan (kecuali penjaga gawang) dan jika pun tidak, akan dibuatnya menjadi seorang versatile. Contohnya saja Yannick Carrasco boleh menjadi winger kiri maupun kanan dan second striker.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s