Mungkin Zieler dan Musa Dapat Menjadi Penentuan

http://dewabola888.com/Dewabola888.com – Menyambut musim 2016/17 yang lebih panjang berbanding musim lalu, Leicester City terus bergerak cepat di bursa transfer. Hingga 3 Agustus 2016, ‘Si Rubah’  telah resmi mendatangkan enam pemain. Di antaranya adalah Bartosz Kaputska, Luis Hernandez, Ron-Robert Zieler, Raul Uche, Nampalys Mendy, , dan Ahmed Musa.

Keputusan Leicester City mendatangkan nama-nama di atas memang tak sedahsyat Persatuan Bola Sepak Liga Perdana lain, seperti Manchester United, Manchester City, dan Chelsea. Namun, lebih daripada itu, keputusan ini boleh dibilang langkah strategik Leicester City untuk menutup beberapa celah mereka di musim lalu.

Ron-Robert Zieler contohnya. Berita kedatangan penjaga gol yang musim lalu memperkuat Hannover 96 ini walaupun tak sedahsyat Loris Karius yang berhijrah ke Liverpool maupun Steve Mandanda ke Crystal Palace. Namun, meski beritanya masih kalah dahsyat, Leicester City tak rugi mendatangkannya. Selain faktor homegrown (ia dulu pemain akademi Manchester United) dan umur, Ron-Robert Zieler juga unggul soal permainan di lapangan. Menurut Squawka, Ron-Robert Zieler unggul atas kedua-duanya dari aspek yakni, dari rerata tinjuan, tangkapan, dan penyelamatan per pertandingan.

Selain Ron-Robert Zieler, Ahmed Musa juga layak diperhatikan. Pasalnya, Musa musim lalu menjadi kunci utama CSKA Moscow untuk meraih gelaran Liga Perdana Rusia. Tak hanya itu, kualiti Musa juga ia perlihatkan saat Leicester City sedang menjalani laga pramusim menentang Barcelona. Meski saat itu kalah dari Blaugrana, Musa mampu menjaringkan dua gol, yang sama-sama ia boleh cetak melalui aksi luar biasa.

Sebenarnya masih ada satu nama lain yang pantas diperhatikan, yakni Nampalys Mendy. Nampalys ditegaskan didatangkan karena faktor berkedudukan mirip dengan Kante. Claudio Ranieri pun disebut tak berjudi mendatangkan Nampalys untuk menggantikan Kante karena pelatih asal Itali tersebut telah mengenal Mendy sejak kedua-duanya sama-sama berada di Monaco.

Penampilan Nampalys di Nice musim lalu disebut sebagai salah satu sebab mengapa Claudio Ranieri memilihnya sebagai Suksesor Kante. Walau bagaimanapun, ia seolah-olah perlu banyak perlawanan untuk menguji alasan Claudio Ranieri mendatangkannya. Sebab, melihat peluang bermain yang diberikan oleh Claudio Ranieri di laga bertemu melawan Paris Saint-Germain di International Champions Cup dan Manchester United di Community Shield, rasanya terlalu sukar impian untuk mengharapkan adanya Kante di dalam diri Mendy.

Nama-nama baru selain ketiga pemain tersebut, seolah-olah tak bakal menjadi nama utama yang menghuni skuad ‘The Foxes’. Hernandez, Uche, dan Kaputska akan membutuhkan waktu yang lebih lama demi mendapatkan satu tempat di skuad ‘The Foxes’.

Ranieri seolah-olah bakal lebih memilih memperbaiki prestasi pasukan utamanya ketimbang dengan menaruh harapan pada judi bola pemain barunya. Betapa tidak, dalam empat laga uji tanding Leicester City tak mampu memaparkan penampilan baik seperti yang mereka tunjukkan musim lalu (sekali menang, sekali seri kemudian menang lewat adu penalti, dan dua kali kalah, ditambah lagi kalah di Community Shield).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s